Langsung ke konten utama

Pengukuran Kinerja Diri



MENGUKUR KINERJA DIRI DALAM BEKERJA
DATA RESPONDEN
Nama Responden
Pengalaman Kerja
: ……………………………………………………………..
: ……………..Bulan ………………………Tahun
PETUNJUK PENGISIAN KUESIONER
1.         Pada halaman berikut ini kami sampaikan kepada Bapak/Ibu beberapa pernyataan yang menggambarkan persepsi, pengalaman, sikap dan perilaku individu kapasitas Bapak/Ibu sebagai karyawan untuk dapat dipakai mengukur kinerja yang ideal
2.         Isi dan pilihlah alternative jawaban yang menurut Bapak/Ibu paling sesuai berdasarkan persepsi dan pengalaman kerja.
3.         Untuk memberikan jawaban atas pernyataan dalam kuesioner ini disediakan alternative jawaban yang berskala Likert, pada Tabel berikut ini:
  


No.

 

Pernyataan



S

SR

KK

JR

TP

1.
Saya menyusun jadwal sebelum melakukan pemeriksaan.






2.
Jadwal yang saya buat mencakup alokasi penggunaan waktu.






3.
Dalam membuat jadwal, saya berpegang teguh pada prinsip efisiensi






4.
Jadwal yang saya buat mengacuh pada pedoman yang ada.






5.
Jadwal yang saya buat disesuaikan dengan aspek pendanaan.






6.
Saya membuat pelaporan berdasarkan kerangka berpikir.






7.
Saya melakukan pelaksanaan kegiatan peme-riksaan berdasarkan prosedur yang berlaku.






8.
Program kerja yang saya buat memenuhi persyaratan pimpinan.






9.
Saya berpedoman teguh pada pedo-man yang dibuat pimpinan dalam menyusun program.






10.
Saya mengkonsultasikan program kerja dengan unsur pimpinan.






11.
Temuan hasil pemeriksaan saya konsultasikan terhadap para audite (penerima laporan).






12.
Saya menyerahkan urusan pemeriksaan kepada rekan lain tanpa melakukan  control.






13.
Saya menyimpan dokumen pemerik-saan setelah dianggap selesai dan lengkap.






14.
Saya menyelesaikan laporan bulanan tidak berpedoman pada PMP.






15.
Saya berusaha untuk menseleksi perintah atasan dalam melaksanakan pekerjaan.






16.
Setiap laporan yang saya buat diteri-ma dngan baik oleh unsur pimpinan.






17.
Saya menjadi tempat bertanya jika ada teman yang kesulitan.






18.
Saya dapat membantu teman lain yang kesulitan.






19.
Laporan yang saya buat tidak banyak mendapat koreksi dari unsur pimpinan.






20.
Saya dapat menyelesaikan tugas saya sesuai waktu yang ditetapkan.






Keterangan :
1.      Opsi opsi dalam pengisian alternatif pilihan Bapak/Ibu yaitu:
·            S        Selalu
·            Sr      Sering
·            KK     Kadang kadang
·            JR      Jarang
·            TP      Tidak Pernah

2.      Interpretasi hasil score pilihan Bapak / Ibu dapat di deskripsikan sebagai berikut:
·       < 58          Budaya kerja yang ada kurang ideal, sehingga akan mempengaruhi rendahnya kinerja saudara.
Solusi permasalahan tersebut adalah perlu melakukan up grade kemampuan diri  yang produktif melalui proses councelling, studi banding maupun pelatihan
·       59 – 62      Kinerja yang ada kurang produktif, masih perlu ditinjau ulang untuk meningkatkan prestasi kerja.
Solusi untuk meningkatkan kinerja saudara perlu mendiagnosa kebutuhan aktual dari anggota dan kebutuhan organisasi dan perlu meng up grade kemampuan dan keterampilan diri dalam bekerja  melalui proses councelling dan pelatihan.
·       63 – 71      Kinerja saudara cukup produktif untuk prestasi kerja organisasi
Namun kinerja yang telah tercipta ini pada prinsipnya dalam kategori biasa biasa saja, sehingga masih perlu digali sesuatu modal yang terpendam dalam diri yang belum tersalur secara utuh dari tingkat produktivitas diri.
·       > 72          Kinerja saudara sudah sangat ideal dalam rangka meningkatkan prestasi kerja organisasi
Kinerja kini yang sudah sangat ideal  sehingga diperlukan untuk mempertahankan prestasi kerja yang ada disamping selalu melakukan penyesuaian terhadap tuntutan perubahan

3.       Khusus untuk proses councelling Bapak / Ibu dapat menghubungi kami melalui 085697158977 atau email : www.ssukmaadnan@gmail.com

4.     Instrumen Kinerja diri yang Produktif ini dapat dikembangkan untuk kebutuhan penyusunan penelitian skripsi (S-1), Tesis (S-2) maupun (S-3) Bagi anda para mahasiswa silahkan mencoba

Komentar

Postingan populer dari blog ini

INSTRUMEN PENELITIAN MOTIVASI INTENSITAS BELAJAR SISWA

K U E S I O N E R MTOIVASI INTENSITAS BELAJAR SISWA 1.        Saya membuat kebijakan untuk memperhatikan istirahat belajar agar siswa tidak mengalami kejenuhan Selalu Sering Jarang Jarang Sekali Tidak Pernah 2.        Saya menciptakan metode motivasi persuasive kepada sioswa agar mereka rajin belajar Selalu Sering Jarang Jarang Sekali Tidak Pernah 3.        Saya memberikan tugas tambah-an kepada siswa selain dari guru mereka Selalu Sering Jarang Jarang Sekali Tidak Pernah 4.   ...

PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN

PENGUKURAN PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PETUNJUK PENGISIAN KUESIONER 1.            Pada halaman berikut ini kami sampaikan kepada Bapak/Ibu beberapa pernyataan yang menggambarkan persepsi, pengalaman, sikap dan perilaku individu kapasitas Bapak/Ibu sebagai pimpinan untuk dapat di pakai mengukur   Produktivitas kerja karyawan yang ideal 2.            Isi dan pilihlah alternative jawaban yang menurut Bapak/Ibu paling sesuai berdasarkan persepsi dan pengalaman kerja. Untuk memberikan jawaban atas pernyataan dalam kuesioner ini disediakan alternative jawaban yang berskala Likert, pada Tabel berikut ini: Pilihlah salah satu jawaban sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. 1.       Saya selalu dapat memanfaatkan waktu kerja yang disediakan dalam melaksanakan tugas. a.    Sangat Setuju ...

INSTRUMEN PENELITIAN KEKOHESIVAN

INSTRUMEN PENELITIAN Daftar Kuesioner dapat digunakan untuk penelitian Program Magister S-2 atau Program Doktoral S-3 VARIABEL KEKOHESIFAN KARYAWAN 1. Definisi Konseptual Kekohesifan karyawan keterikatan antar anggota/karyawan untuk saling tertarik satu sama lain dan termotivasi untuk tetap bersama dalam keterpaduan antar karyawan dilingkungan kerjanya yang saling mempengaruhi, saling tergantung serta memiliki tujuan bersama dalam suatu identitas kelompok kerja. 2. Definisi Operasional Kekohesifan karyawan adalah skor yang diperoleh melalui seperangkat angket yang mencerminkan perilaku mereka dalam penampilan kerja yang terpadu, hal ini dapat diukur berdasarkan persepsinya tentang: (a) Saling pengertian, (b) Saling membantu, (c) Saling mendukung, (d) Saling berbagi pengetahuan , dan (e) Berperilaku sesuai dengan norma-norma kelompoknya 3. Kisi-kisi Instrumen Kekohesifan Karyawan Sebagaimana definisi operasional kekohesifan kelompok karyawan akan b...