Langsung ke konten utama

INSTRUMEN PENELITIAN KEMAMPUAN MENGELOLA WAKTU


INSTRUMEN PENELITIAN KEMAMPUAN MENGELOLA WAKTU

1.    Saya mempunyai rencana waktu untuk berolah raga.
 a. Selalu    b. Sering    c. Kadang-Kadang    d. Jarang    e. Tidak Pernah  

2.    Saya mempunyai anggaran waktu untuk berkumpul dengan keluarga.
 a. Selalu    b. Sering    c. Kadang-Kadang    d. Jarang    e. Tidak Pernah  

3.    Saya menjadwalkan waktu untuk membaca agar saya dapat memahami banyak hal.
 a. Selalu    b. Sering    c. Kadang-Kadang    d. Jarang    e. Tidak Pernah  

4.    Saya mempunyai jadwal waktu untuk melakukan ibadah bersama keluarga.
 a. Selalu    b. Sering    c. Kadang-Kadang    d. Jarang    e. Tidak Pernah  

5.    Saya merencanakan waktu untuk setiap aktivitas rutin.
 a. Selalu    b. Sering    c. Kadang-Kadang    d. Jarang    e. Tidak Pernah  

6.    Saya tidak mempunyai prioritas penggunaan waktu saya.
 a. Selalu    b. Sering    c. Kadang-Kadang    d. Jarang    e. Tidak Pernah  

7.    Saya menuliskan rencana kegiatan bersamaan dengan anggaran waktunya setiap minggu.
 a. Selalu    b. Sering    c. Kadang-Kadang    d. Jarang    e. Tidak Pernah  

8.    Walaupun tidak tertulis, saya memiliki rencana penggunaan waktu selama sepekan ke depan.
 a. Selalu    b. Sering    c. Kadang-Kadang    d. Jarang    e. Tidak Pernah  

9.    Saya merencanakan waktu untuk menikmati makanan kesukaan saya.
 a. Selalu    b. Sering    c. Kadang-Kadang    d. Jarang    e. Tidak Pernah  

10.  Saya menata aktivitas saya agar waktu yang saya miliki cukup untuk semua kegiatan harian saya.
 a. Selalu    b. Sering    c. Kadang-Kadang    d. Jarang    e. Tidak Pernah  

11.  Dalam menata penggunaan waktu, saya menyelipkan kegiatan olah raga.
 a. Selalu    b. Sering    c. Kadang-Kadang    d. Jarang    e. Tidak Pernah  

12.  Saya lupa menyediakan waktu untuk belajar dalam menata penggunaan waktu
 a. Selalu    b. Sering    c. Kadang-Kadang    d. Jarang    e. Tidak Pernah  

13.  Saya menyediakan waktu lebih banyak untuk berkumpul dengan keluarga dalam menata penggunaan waktu saya.
 a. Selalu    b. Sering    c. Kadang-Kadang    d. Jarang    e. Tidak Pernah  
14.  Makan siang saya tidak teratur karena saya tidak memaksukkannya dalam penataan waktu saya.
 a. Selalu    b. Sering    c. Kadang-Kadang    d. Jarang    e. Tidak Pernah  
15.  Saya menata penggunaan waktu saya agar dapat mengikuti perkembangan berita.
 a. Selalu    b. Sering    c. Kadang-Kadang    d. Jarang    e. Tidak Pernah  
16.  Saya menyediakan waktu luang dalam menata penggunaan waktu agar bisa hadir dalam acara-acara keluarga yang mendadak.
 a. Selalu    b. Sering    c. Kadang-Kadang    d. Jarang    e. Tidak Pernah  
17.  Saya memasukkan kegiatan ibadah dalam setiap penataan waktu saya.
 a. Selalu    b. Sering    c. Kadang-Kadang    d. Jarang    e. Tidak Pernah  
18.  Saya menata waktu saya agar tugas saya tidak timpang tindih dengan jadwal kumpul keluarga.
 a. Selalu    b. Sering    c. Kadang-Kadang    d. Jarang    e. Tidak Pernah  
19.  Meskipun wakunya telah ditata dengan baik, Saya melewatkan banyak acara keagamaan karena sibuk.
 a. Selalu    b. Sering    c. Kadang-Kadang    d. Jarang    e. Tidak Pernah  
20.  Kegiatan olah raga saya sesuai dengan rencana yang telah disusun sebelumnya.
 a. Selalu    b. Sering    c. Kadang-Kadang    d. Jarang    e. Tidak Pernah  
21.  Karena sibuk, saya lupa makan siang meskipun waktunya sudah dianggarkan sebelumnya.
 a. Selalu    b. Sering    c. Kadang-Kadang    d. Jarang    e. Tidak Pernah  
22.  Saya tidak dapat mengikuti perkembangan berita meskipun sudah saya jadwalakn sebelumnya.
 a. Selalu    b. Sering    c. Kadang-Kadang    d. Jarang    e. Tidak Pernah  
23.  Saya mengabaikan keluarga karena gagal mengikuti rencana waktu yang telah saya buat.
 a. Selalu    b. Sering    c. Kadang-Kadang    d. Jarang    e. Tidak Pernah  
24.  Saya tidak mengindahkan apa yang terjadi pada teman-teman meskipun ada waktu luang yang saya telah anggarkan.
 a. Selalu    b. Sering    c. Kadang-Kadang    d. Jarang    e. Tidak Pernah  
25.  Saya menunda kegiatan ibadah setiap hari meskipun tetap saya kerjakan.
 a. Selalu    b. Sering    c. Kadang-Kadang    d. Jarang    e. Tidak Pernah  
26.  Saya mengerjakan pekerjaan yang tidak terjadwal sebelumnya.
 a. Selalu    b. Sering    c. Kadang-Kadang    d. Jarang    e. Tidak Pernah  
27.  Saya kurang konsisten mengerjakan pekerjaan yang sudah terjadwal
 a. Selalu    b. Sering    c. Kadang-Kadang    d. Jarang    e. Tidak Pernah  
28.  Jika saya gagal berolah raga dalam satu minggu, saya akan mempelajari kegiatan-kegiatan lain yang telah menyita waktu saya.
 a. Selalu    b. Sering    c. Kadang-Kadang    d. Jarang    e. Tidak Pernah  
29.  Saya mengurangi kegiatan lain yang terbukti kurang bermanfaat bagi saya agar dapat berolah raga minimal sekali seminggu.
 a. Selalu    b. Sering    c. Kadang-Kadang    d. Jarang    e. Tidak Pernah  
30.  Jika saya lupa makan siang selama satu minggu berturut-turut, saya  berupaya mencari teknik baru untuk mengingatkan saya.
a. Selalu    b. Sering    c. Kadang-Kadang    d. Jarang    e. Tidak Pernah  
31.  Saya mengurangi kegiatan lain yang kurang bermanfaat agar tetap dapat mengikuti informasi yang aktual.
 a. Selalu    b. Sering    c. Kadang-Kadang    d. Jarang    e. Tidak Pernah  
32.  Saya mencatat kegiatan-kegiatan yang banyak menyita waktu.
 a. Selalu    b. Sering    c. Kadang-Kadang    d. Jarang    e. Tidak Pernah  
33.  Saya menganalisis kegiatan-kegiatan yang menyita waktu agar dapat belajar lebih lama.
 a. Selalu    b. Sering    c. Kadang-Kadang    d. Jarang    e. Tidak Pernah  
34.  Jika minggu sebelumnya, saya mengabaikan keluarga karena sibuk,  saya akan menyediakan waktu lebih banyak minggu berikutnya.
 a. Selalu    b. Sering    c. Kadang-Kadang    d. Jarang    e. Tidak Pernah  
35.  Saya tidak menyesal karena tidak menyediakan waktu bagi keluarga.
 a. Selalu    b. Sering    c. Kadang-Kadang    d. Jarang    e. Tidak Pernah  
36.  Saya akan mengurangi kegiatan lain agar dapat beribadah secara tepat waktu.
 a. Selalu    b. Sering    c. Kadang-Kadang    d. Jarang    e. Tidak Pernah  

Instrumen penelitian ini dapat dikembangkan untuk kebutuhan penelitian program Magister (S-2) dan Program Doktoral (S-3)

Untuk kebutuhan konselling dapat menghubungi DR. Sadar Sukma Adnan, SE. M.Pd., email ssukmaadnan@gmail.com, no. Hp. 081210365573






Komentar

Postingan populer dari blog ini

INSTRUMEN PENELITIAN MOTIVASI INTENSITAS BELAJAR SISWA

K U E S I O N E R MTOIVASI INTENSITAS BELAJAR SISWA 1.        Saya membuat kebijakan untuk memperhatikan istirahat belajar agar siswa tidak mengalami kejenuhan Selalu Sering Jarang Jarang Sekali Tidak Pernah 2.        Saya menciptakan metode motivasi persuasive kepada sioswa agar mereka rajin belajar Selalu Sering Jarang Jarang Sekali Tidak Pernah 3.        Saya memberikan tugas tambah-an kepada siswa selain dari guru mereka Selalu Sering Jarang Jarang Sekali Tidak Pernah 4.   ...

PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN

PENGUKURAN PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PETUNJUK PENGISIAN KUESIONER 1.            Pada halaman berikut ini kami sampaikan kepada Bapak/Ibu beberapa pernyataan yang menggambarkan persepsi, pengalaman, sikap dan perilaku individu kapasitas Bapak/Ibu sebagai pimpinan untuk dapat di pakai mengukur   Produktivitas kerja karyawan yang ideal 2.            Isi dan pilihlah alternative jawaban yang menurut Bapak/Ibu paling sesuai berdasarkan persepsi dan pengalaman kerja. Untuk memberikan jawaban atas pernyataan dalam kuesioner ini disediakan alternative jawaban yang berskala Likert, pada Tabel berikut ini: Pilihlah salah satu jawaban sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. 1.       Saya selalu dapat memanfaatkan waktu kerja yang disediakan dalam melaksanakan tugas. a.    Sangat Setuju ...

INSTRUMEN PENELITIAN KEKOHESIVAN

INSTRUMEN PENELITIAN Daftar Kuesioner dapat digunakan untuk penelitian Program Magister S-2 atau Program Doktoral S-3 VARIABEL KEKOHESIFAN KARYAWAN 1. Definisi Konseptual Kekohesifan karyawan keterikatan antar anggota/karyawan untuk saling tertarik satu sama lain dan termotivasi untuk tetap bersama dalam keterpaduan antar karyawan dilingkungan kerjanya yang saling mempengaruhi, saling tergantung serta memiliki tujuan bersama dalam suatu identitas kelompok kerja. 2. Definisi Operasional Kekohesifan karyawan adalah skor yang diperoleh melalui seperangkat angket yang mencerminkan perilaku mereka dalam penampilan kerja yang terpadu, hal ini dapat diukur berdasarkan persepsinya tentang: (a) Saling pengertian, (b) Saling membantu, (c) Saling mendukung, (d) Saling berbagi pengetahuan , dan (e) Berperilaku sesuai dengan norma-norma kelompoknya 3. Kisi-kisi Instrumen Kekohesifan Karyawan Sebagaimana definisi operasional kekohesifan kelompok karyawan akan b...